YAKUSA.ID — Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sumenep melalui Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Pragaan resmi mendirikan posko mudik.

Posko mudik itu didirikan di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 1447 H, Selasa, 17 Maret 2026.

Kasatkorcab Banser Sumenep, Syamsiyadi, menegaskan bahwa kehadiran posko mudik ini merupakan bentuk nyata pengabdian Banser kepada masyarakat, sekaligus komitmen dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran.

“Posko ini bukan sekadar tempat singgah, tetapi menjadi pusat layanan kemanusiaan. Kami ingin memastikan para pemudik merasa aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan,” katanya, menegaskan.

Menurut Syamsiyadi, seluruh personel Banser telah diinstruksikan untuk siaga penuh selama masa arus mudik dan arus balik yang berlangsung mulai 17 hingga 24 Maret 2026.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Pastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik. Kita hadir untuk membantu masyarakat, jadi laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh anggota Banser agar tetap sigap menghadapi berbagai situasi di lapangan, termasuk memberikan pertolongan darurat kepada pemudik yang membutuhkan, serta menjaga keselamatan diri selama bertugas.

“Kita harus siap dalam segala kondisi, tetapi tetap mengutamakan keselamatan diri. Lakukan koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait demi efektivitas pelayanan,” tambahnya.

Posko mudik Banser Pragaan ini menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, mulai dari tempat istirahat, minuman dan makanan ringan gratis, hingga layanan informasi dan bantuan darurat.

Kehadiran posko ini diharapkan dapat membantu mengurangi kelelahan pemudik sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan di jalan.

Syamsiyadi juga menegaskan bahwa pelayanan dilakukan selama 24 jam penuh sebagai bentuk komitmen Banser dalam melayani masyarakat tanpa henti.

“Layani masyarakat dengan baik selama 24 jam. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Pragaan, Khalili, menyampaikan bahwa pendirian posko mudik ini merupakan bagian dari pengabdian kader Ansor-Banser kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran Ansor-Banser di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan kami, terutama dalam menjaga kelancaran arus mudik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir melayani masyarakat sebagai bagian dari elemen bangsa.

“Kami lahir dari masyarakat, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga dan melayani masyarakat serta memberikan rasa aman,” lanjutnya.

Khalili turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Ansor dan Banser yang telah berkontribusi dalam pendirian dan operasional posko mudik tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat Ansor dan Banser yang telah berjuang. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” kuncinya.(Hn/Sin)