YAKUSA.IDHimpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate, Maluku Utara, bersiap menggelar Training Raya HMI Tahun 2026 yang akan resmi dibuka pada 15 April 2026 di Kota Ternate.

Kegiatan berskala nasional ini mengangkat tema “Trajectory Ecocracy: Intervensi HMI Menuju Masyarakat Cita” sebagai upaya mendorong arah baru gerakan kader yang menekankan kesadaran ekologis, keadilan sosial, serta keberlanjutan pembangunan.

Training Raya tersebut direncanakan menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat nasional maupun lokal yang memiliki kapasitas di bidang akademik, kebijakan publik, dan gerakan sosial. Para narasumber diharapkan dapat mengupas konsep ecocracy sebagai paradigma alternatif dalam merespons berbagai tantangan, termasuk krisis lingkungan dan ketimpangan sosial yang semakin kompleks.

Selain menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, kegiatan ini juga akan diikuti peserta dari berbagai cabang HMI di sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menjadikan forum ini sebagai ruang konsolidasi nasional kader HMI sekaligus wadah pertukaran gagasan.

Ketua Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Ternate Hendra Nawawi mengatakan Training Raya 2026 tidak hanya dirancang sebagai forum penguatan kapasitas kader, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan perumusan arah gerakan organisasi.

“Ini adalah panggilan zaman. Melalui Trajectory Ecocracy, HMI harus tampil sebagai kekuatan intelektual yang mampu mengintervensi arah kebijakan publik menuju masyarakat cita—masyarakat yang adil, makmur, berkeadaban, dan selaras dengan keberlanjutan lingkungan,” kata Hendra dalam keterangannya yang diterima yakusa.id, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan rangkaian kegiatan Training Raya akan meliputi seminar nasional, diskusi panel strategis, pelatihan kepemimpinan kader, hingga perumusan rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, HMI Cabang Ternate berharap Training Raya 2026 dapat menjadi ruang konsolidasi sekaligus titik penguatan gerakan intelektual kader dalam merespons berbagai tantangan global dan nasional.

Dengan semangat kolektif yang diusung, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat kontribusi kader HMI dalam mendorong terwujudnya masyarakat cita. (Fit/Rif)