YAKUSA.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memberikan sinyal kuat akan mulai berkantor secara lebih intensif di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada pekan ketiga Januari 2026.
Langkah tersebut terlihat dari kedatangan Gibran beserta sejumlah agenda kerja dan perlengkapan kantor di kawasan IKN. Kehadiran Wapres di Nusantara menandai dimulainya fase transisi pemerintahan menuju pusat pemerintahan baru.
Aktivis Nusantara Romadhon Jasn menilai keputusan Wapres berkantor di IKN merupakan pernyataan politik yang penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
“Ini bukan sekadar perpindahan lokasi kerja, tetapi simbol keseriusan negara dalam membangun IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang tidak lagi berorientasi Jawa-sentris,” ujar Romadhon di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, kehadiran pimpinan nasional secara langsung di IKN akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, serta kepercayaan publik terhadap proyek strategis nasional tersebut.
Romadhon juga menyebut bahwa langkah Wapres dapat menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga negara lainnya untuk mulai beraktivitas di IKN secara bertahap.
“Pemimpin yang hadir langsung di lokasi pembangunan akan lebih memahami tantangan dan kebutuhan di lapangan. Ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” katanya.
Sementara itu, pemerintah terus mematangkan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan, termasuk penyediaan fasilitas perkantoran, hunian aparatur sipil negara, serta infrastruktur pendukung lainnya.
IKN dirancang sebagai kota berkelanjutan dan cerdas yang diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus simbol pemerataan pembangunan nasional.
Reporter: Pardi
Editor: Dzul



