YAKUSA.ID – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-97, Sabtu 1 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Jalan-Jalan Sehat (JJS) dan Senam Anak Indonesia Hebat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan launching kebijakan pemerintah terkait Deklarasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BASN), serta penanaman bibit pohon.

Ketua LP Ma’arif NU Sumenep, Dr. Salamet, S.Fil.I., M.Ag., mengatakan momentum Harlah ke-97 menjadi bagian dari upaya meneruskan perjuangan LP Ma’arif NU dalam menyiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan.

“LP Ma’arif usia 97, dalam rangka meneruskan perjuangannya, menyiapkan generasi, menghadapi tantangan. Tantangan makin besar dan ini tantangan kita untuk menyiapkan generasi muda,” tuturnya.

Menurut Salamet, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempertemukan lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan NU di Kabupaten Sumenep.

“Momentum pertama untuk mengumpulkan di bawah PCNU Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Ia menegaskan, LP Ma’arif NU Sumenep berkomitmen mendorong seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya agar terus berkembang menjadi sekolah yang maju dan modern serta memberikan layanan pendidikan berkualitas.

Ia menjelaskan, LP Ma’arif NU Sumenep menaungi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Ia berharap seluruh lembaga tersebut dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Selain penguatan kualitas pendidikan, menurut Salamet, kemitraan dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan di lingkungan LP Ma’arif NU Sumenep.

“Jadikan Harlah LP Ma’arif NU Sumenep kali ini sebagai ruang untuk berkolaborasi antarlembaga pendidikan NU, saling bersinergi demi mewujudkan impian menjadikan lembaga-lembaga NU sebagai lembaga pendidikan yang terdepan dan terbaik,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Sumenep. Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Sumenep, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sumenep, jajaran pengurus LP Ma’arif NU Sumenep, kepala sekolah, serta dewan guru.