YAKUSA.ID – PDI Perjuangan terus memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dengan melibatkan generasi muda dalam kepengurusan. Hal itu terlihat dalam pelantikan 143 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Pamekasan, Sabtu (9/5/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat basis partai di seluruh daerah.
“Kita harus bekerja keras agar suara kita tidak hilang, apalagi jika ambang batas berlaku. Targetnya PDI Perjuangan Pamekasan bisa sejajar dengan tiga kabupaten lain di Madura,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan keterwakilan di setiap daerah pemilihan.
“Yang terpenting, kita harus punya perwakilan di setiap dapil di Kabupaten Pamekasan. Itu jadi fokus perjuangan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, menyampaikan bahwa kepengurusan partai saat ini didesain lebih inklusif dengan melibatkan generasi muda.
“Komposisi kepengurusan kita targetkan 20 persen dari kalangan milenial dan 30 persen keterwakilan perempuan. Dan itu sudah dipenuhi. Melibatkan milenial ini satu keniscayaan karena ke depan tantangan terbesar kita adalah pemilih dari kalangan milenial,” ujarnya.
Menurutnya, pelibatan generasi muda bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi partai agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Ketika partai menempatkan teman-teman milenial, mereka akan merasa punya keterwakilan. PDI Perjuangan bukan partai orang-orang tua saja, tapi juga adaptif terhadap aspirasi anak muda,” lanjutnya.
Daniel juga menegaskan bahwa ke depan peran Gen Z akan semakin menentukan arah kebijakan dan program partai.
“Ini era Gen Z. Semua partai harus adaptif terhadap apa yang mereka mau, harapan mereka. Dengan adanya Gen Z di kepengurusan, program partai diharapkan bisa menjawab aspirasi mereka,” tegasnya.
Usai pelantikan PAC, PDI Perjuangan Pamekasan akan melanjutkan penguatan struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting di seluruh desa hingga level RW.
“Kader akan dibekali supaya punya kesatuan pandang dan gerak dalam menjalankan strategi di wilayah masing-masing. Struktur sampai bawah ini penting untuk memperkuat basis,” jelasnya. (Hen/Sib)



