YAKUSA.ID – Sekolah Menengah Atas (SMA) Nahdatul Ulama (NU) Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Sumenep ke-757 di halaman sekolah setempat, Sabtu 31 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Satuan Pendidikan SMA NU Sumenep, jajaran dewan guru, serta siswa dan siswi.
Fendi selaku pembina upacara menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sumenep dan Madura.
Menurut alumnus Universitas Trunojoyo Madura (Unijoyo) tersebut, salah satu nilai budaya yang harus terus dijaga adalah andhap asor atau sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
“Salah satunya adalah menjaga andhap asor (sopan santun) dan kearifan lokal di Sumenep,” kata Fendi, menegaskan.
Ia menekankan bahwa pelestarian budaya perlu diterapkan dalam perilaku sehari-hari, khususnya oleh kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Selain menggelar upacara, SMA NU Sumenep juga memenyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang sebelumnya diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757.
Sejumlah perlombaan tersebut di antaranya lomba puisi Madura, pamelean kacong cebbing, adhungeng careta Madhura, serta bazar jajhanan Madhura.
Selanjutnya ditutup dengan doa dan tahlil bersama serta ramah tamah untuk keluarga SMA NU Sumenep.
Untuk itu, diharapkan Hari Jadi Sumenep ke-757 dapat mengenal sejarah dan budaya daerahnya serta dapat menerapkan nilai-nilai luhur masyarakat Madura dalam kehidupan bermasyarakat






