YAKUSA.ID — Perjalanan mengejutkan Cape Verde national football team akhirnya terhenti di babak 32 besar.

Namun, tim ini meninggalkan catatan impresif dengan rekor tak terkalahkan selama 90 menit sepanjang turnamen.

Kiprah Cape Verde dimulai dari fase grup dengan performa solid. Menghadapi tim kuat seperti Spanyol mereka mampu menahan imbang dalam laga yang berlangsung ketat. Hasil serupa kembali diraih saat berjumpa Uruguay dan Arab Saudi.

Tiga hasil imbang tersebut cukup untuk mengantarkan Cape Verde mengoleksi tiga poin dan mengamankan posisi runner-up grup, sebuah pencapaian yang tak banyak diprediksi sebelumnya.

Konsistensi permainan disiplin dan pertahanan rapat menjadi kunci keberhasilan mereka melangkah ke fase gugur.

Memasuki babak 32 besar, Cape Verde ditantang juara dunia, Argentina. Laga berlangsung sengit sejak awal. Cape Verde kembali menunjukkan daya juangnya dengan mampu menahan imbang Argentina 1-1 selama waktu normal, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka.

Namun, keunggulan pengalaman akhirnya berbicara. Di babak perpanjangan waktu, Argentina berhasil mencetak gol tambahan dan memastikan kemenangan dengan skor 3-2.

Hasil tersebut menjadi satu-satunya kekalahan Cape Verde di turnamen, itupun terjadi setelah melewati 90 menit.

Meski tersingkir, Cape Verde pulang dengan kepala tegak. Mereka Status sebagai tim yang tak pernah kalah di waktu normal meski tampil sebagai tim debutan.