YAKUSA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin, mengingatkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan dengan berkualitas.
Zainal Arifin memberikan warning agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan para mitra pelaksana menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
“Saya minta SPPG dan mitra jangan nakal, bekerja dengan baik. Masyarakat tidak butuh-butuh amat kepada MBG,” katanya kepada wartawan. Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menambahkan, masyarakat tidak membutuhkan program tersebut jika kualitas makanan tidak sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Zainal menekankan bahwa pelaksanaan program MBG harus sejalan dengan tujuan awalnya.
Tujuan awalnya, kata dia, yakni menyediakan makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Karena itu, sambungnya, tidak boleh ada lagi makanan yang tidak layak konsumsi maupun tidak sesuai dengan nilai anggaran yang telah ditentukan pemerintah.
“MBG itu harus sesuai dengan namanya. Makanan yang disajikan harus bergizi,” lanjutnya.
“Kalau makanan yang sudah basi dan tidak sesuai dengan nominal yang ditentukan oleh pemerintah jangan diberikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, menyampaikan bahwa program MBG sempat dihentikan selama libur Lebaran dan kini kembali berjalan normal.
Ia memastikan bahwa menu yang oh kembali menggunakan menu basah seperti sebelum bulan puasa.
“MBG akan kembali seperti biasa, dengan menu basah seperti sebelum puasa,” tandasnya.(Hn/Dzul)



