YAKUSA.ID – Kabar baik menyambut awal pekan bagi investor dan kolektor emas batangan. Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada perdagangan Senin (15/6/2026) tercatat naik Rp18.000 ke level Rp2.729.000 per gram, mengutip laman resmi Logam Mulia.
Kenaikan ini melanjutkan tren positif akhir pekan lalu. Pada Sabtu (13/6/2026), harga emas Antam sempat naik Rp2.000, sementara Jumat (12/6/2026) melonjak Rp20.000. Dalam sepekan, emas Antam sudah menguat 0,86 persen.
Yang lebih menggembirakan, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga ikut terdongkrak Rp46.000 menjadi Rp2.500.000 per gram. Kenaikan buyback ini memberi keuntungan tambahan bagi masyarakat yang ingin menjual emas batangan mereka.
Pemicu utama penguatan ini berasal dari kancah global. AS dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik, dengan rencana penandatanganan resmi di Swiss pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan ini memicu pelemahan dolar AS, yang pada gilirannya mendorong harga emas dunia.
Harga emas dunia pun ikut melonjak sekitar 2 persen ke US$4.304,11 per troy ounce. Sebagai produsen emas batangan bersertifikat LBMA, Antam menjadi salah satu emiten yang paling langsung merasakan sentimen positif ini.
Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyambut baik penguatan ini. “Kenaikan harga emas Antam dan buyback yang signifikan menunjukkan bahwa fundamental perusahaan sangat kokoh. Ini bukan sekadar untung-untungan, tapi bukti nyata bahwa Antam dikelola dengan baik,” ujar Romadhon, Senin (15/6/2026).
Ia menambahkan bahwa sepanjang 2026, harga emas Antam secara keseluruhan masih mencatatkan kenaikan 8,9 persen dari posisi awal tahun Rp2.488.000 per gram. Sementara rekor tertinggi sepanjang masa masih di Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026, artinya masih ada ruang untuk terus bertumbuh.
Dari sisi fundamental, Antam juga menunjukkan kinerja solid. Berdasarkan laporan keuangan 2025, pendapatan Antam naik 22,3 persen menjadi Rp84,64 triliun, sementara laba bersih melonjak hampir 100 persen menjadi Rp7,21 triliun. Capaian ini menjadikan Antam sebagai emiten tambang pelat merah dengan kinerja terbaik di bawah MIND ID.
Di tengah sentimen global yang membaik dan fundamental yang kokoh, para analis mulai memproyeksikan potensi kenaikan lanjutan. Target harga saham ANTM disebut-sebut masih di atas level saat ini, dengan sejumlah sekuritas merekomendasikan beli.
Romadhon menutup dengan pesan optimisme. “Kenaikan hari ini adalah sinyal bahwa Antam tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berinvestasi emas. Fundamental kokoh, harga menguat, buyback naik. Ini kabar baik semua pihak,” pungkasnya.



