YAKUSA.IDKetua DPRD Kabupaten Pamekasan Ali Masykur meninjau rumah warga yang ambruk akibat tanah bergerak di Dusun Paseset, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Minggu (18/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data sementara, sebanyak 13 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan 10 rumah mengalami rusak berat. Kerusakan meliputi dinding dan lantai rumah yang terbelah serta pondasi bangunan yang ambles akibat longsor yang dipicu curah hujan tinggi.

Ali Masykur mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan penanganan awal berjalan dengan baik di tengah musim penghujan.

“Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah, khususnya di tengah musim penghujan,” kata Ali Masykur.

Selain meninjau lokasi, Ali Masykur juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan awal untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari pascabencana.

Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan dan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk segera turun tangan membantu penanganan warga terdampak, baik dari sisi kebutuhan darurat maupun penanganan lanjutan.

Ali Masykur juga mengajak pemerintah daerah, masyarakat, serta para dermawan untuk bergotong royong membantu warga terdampak bencana.

“Kami mengajak kepada para dermawan, dan pemerintah daerah untuk bahu-membahu membantu masyarakat terdampak,” ujarnya.

Selain penanganan darurat, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan jangka panjang, salah satunya melalui reboisasi dan pemulihan fungsi lingkungan di wilayah rawan bencana.

Menurutnya, kerusakan tutupan lahan dapat meningkatkan risiko terjadinya tanah bergerak, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Kalau alam dijaga, risiko bencana bisa ditekan,” katanya.