YAKUSA.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyatakan kesiapan penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada tahun 2026.
Peningkatan mutu layanan tersebut didukung oleh penguatan fasilitas medis, pengembangan layanan spesialis, serta penerapan sistem berbasis teknologi.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan untuk menjawab tantangan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, RSUD Sumenep diarahkan menjadi salah satu rumah sakit rujukan unggulan di Pulau Madura.
RSUD Sumenep saat ini telah menyediakan layanan kesehatan komprehensif, mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga layanan penunjang medis dan nonmedis yang terintegrasi.
Fasilitas unggulan yang tersedia antara lain Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU) dengan peralatan sesuai standar Kementerian Kesehatan, serta ruang PICU/NICU untuk perawatan bayi.
Selain itu, layanan poliklinik terpadu juga terus ditingkatkan guna memberikan kenyamanan bagi pasien.
RSUD Sumenep turut didukung oleh ketersediaan dokter spesialis di berbagai bidang, termasuk spesialis jantung dan paru, serta pengembangan layanan spesialis lainnya.
Dalam upaya meningkatkan efisiensi pelayanan, rumah sakit milik pemerintah daerah ini juga telah menerapkan sistem antrean digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional.
Sistem tersebut memungkinkan pasien melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring.
“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan berbasis teknologi agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat dan nyaman,” ujar dr. Erliyati pada Selasa, 13 Januari 2026.
Perkembangan signifikan lainnya adalah peningkatan status RSUD Sumenep menjadi rumah sakit tipe B.
Status ini memperkuat kapasitas layanan, kesiapan fasilitas modern, serta kemampuan menangani kasus-kasus berat dan perawatan intensif selama 24 jam.
Pihak manajemen berharap peningkatan fasilitas dan layanan tersebut dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan, sehingga akses pelayanan kesehatan di daerah tidak lagi terkendala keterbatasan sarana.
“Dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, dan seluruh mitra kerja, kami optimistis kualitas pelayanan kesehatan RSUD Sumenep akan semakin meningkat di tahun 2026,” pungkas dr. Erliyati.
RSUD Sumenep terus berupaya berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang mampu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah timur Madura dan sekitarnya.


