YAKUSA.ID – Sebanyak 30 desa dan kelurahan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ditetapkan sebagai penerima program bantuan pembangunan budi daya ikan tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun anggaran 2026.

Program tersebut menyasar 27 desa dan tiga kelurahan yang tersebar di Kabupaten Pamekasan. Bantuan ini merupakan bagian dari pembangunan budi daya ikan tematik dengan sistem resirkulasi.

Penetapan penerima bantuan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Nomor 324 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Pembangunan Budi Daya Ikan Tematik Sistem Resirkulasi di Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.

Salah seorang kepala desa di Pamekasan yang meminta namanya tidak dipublikasikan membenarkan bahwa desanya masuk dalam daftar penerima program tersebut.

“Iya. Kami menerima SK-nya Rabu tulat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).

Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti besaran anggaran bantuan yang akan dialokasikan untuk pelaksanaan program tersebut. Ia juga belum memperoleh informasi mengenai mekanisme pelaksanaan pekerjaan, termasuk kemungkinan pengerjaan melalui pihak ketiga.

“Tidak tahu. Bukan dikerjakan sendiri (pemerintah desa)?,” katanya.

Ia berharap pemerintah desa dapat dilibatkan secara langsung dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, keterlibatan pemerintah desa diperlukan agar pelaksanaan program dapat diawasi bersama, berjalan transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga memiliki peran dalam memastikan program tersebut memberikan manfaat berkelanjutan.

Selain itu, ia berharap program budi daya ikan tematik dapat segera direalisasikan sehingga mampu mendukung pengembangan usaha perikanan, membuka peluang kerja, serta menambah sumber pendapatan masyarakat dan desa.

Berdasarkan data penerima bantuan program budi daya ikan tematik 2026 yang disebutkan dalam penetapan tersebut, Kabupaten Pamekasan menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak di antara empat kabupaten di Pulau Madura.

Rinciannya, Kabupaten Pamekasan sebanyak 30 titik penerima, Kabupaten Bangkalan 18 titik, Kabupaten Sumenep 14 titik, dan Kabupaten Sampang sembilan titik.