YAKUSA.ID — Memasuki kuartal keempat tahun anggaran 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tercatat baru mencapai 70,44 persen.

Berdasarkan data per Oktober 2026, nominal realisasi PAD yang terkumpul sebesar Rp300,89 miliar dari total target APBD 2026 yang dipatok sebesar Rp427,16 miliar.

Adapun target PAD tahun ini ditetapkan naik sebesar 1,64 persen dibandingkan dengan target tahun sebelumnya.

Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 29,56 persen target PAD yang harus dikejar dalam waktu sekitar dua bulan menjelang tutup tahun anggaran 2026.

Dilihat dari rincian postur pendapatannya, penerimaan PAD Pemkab Sampang masih didominasi sektor Retribusi Daerah.

Sektor tersebut menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai Rp217,83 miliar.

Angka tersebut memiliki selisih cukup lebar dibandingkan dengan penerimaan dari sektor Pajak Daerah. Hingga Oktober 2026, realisasi Pajak Daerah tercatat sebesar Rp61,48 miliar.

Sementara itu, dua sumber PAD lainnya mencatatkan realisasi di bawah Rp20 miliar. Lain-Lain PAD yang Sah terealisasi sebesar Rp15,60 miliar, sedangkan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mencapai Rp5,98 miliar.