YAKUSA.ID — PETRONAS melalui anak perusahaannya, PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., berhasil menemukan cadangan hidrokarbon pertamanya di sumur eksplorasi Barokah-1 yang berada di Wilayah Kerja North Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.
Dalam proyek tersebut, PETRONAS bertindak sebagai operator dengan partisipasi interes sebesar 51 persen. Sementara itu, Earthon North Ketapang Pte. Ltd. memiliki 34 persen partisipasi interes, dan PT Pertamina Hulu Energi North Ketapang memegang 15 persen partisipasi interes.
Pengeboran sumur eksplorasi Barokah-1 dimulai pada 30 November 2025 dan berhasil mencapai kedalaman sekitar 3.315,3 meter true vertical depth subsea (TVDSS). Studi lanjutan akan dilakukan untuk mengukur secara menyeluruh potensi cadangan dari penemuan tersebut.
Vice President of Exploration PETRONAS, Ahmad Faisal Bakar, mengatakan bahwa penemuan ini semakin memperkuat kehadiran jangka panjang PETRONAS di Jawa Timur.
“Penemuan Barokah-1 menegaskan potensi eksplorasi yang menjanjikan di Jawa Timur, khususnya di empat aset yang kami operasikan di wilayah utara Pulau Madura. Hasil ini tentunya memperdalam pemahaman kami terhadap prospektivitas cekungan serta memperkuat komitmen PETRONAS dalam mendorong pertumbuhan yang terarah dan mematangkan peluang yang dapat berkontribusi bagi lanskap energi yang berkelanjutan di Jawa Timur,” ujarnya.
Penemuan tersebut juga melengkapi momentum pengembangan Lapangan Hidayah yang tengah berjalan di Wilayah Kerja North Madura II, yang telah mencapai keputusan investasi akhir pada Oktober 2024 setelah penemuan minyak pada 2021.
Presiden Direktur PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., Yuzaini Md Yusof, menyampaikan apresiasi atas dukungan para pemangku kepentingan selama proses eksplorasi berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan para mitra atas kolaborasi yang telah memungkinkan keberhasilan program pengeboran ini, sejalan dengan upaya kami mendorong pertumbuhan hulu migas yang bertanggung jawab untuk mendukung sektor energi Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyambut positif penemuan hidrokarbon tersebut.
“Penemuan hidrokarbon di Barokah-1 menjadi kabar yang menggembirakan bagi industri hulu migas dan menjadi bukti bahwa potensi migas di wilayah Jawa Timur masih sangat menjanjikan. SKK Migas akan terus mendukung langkah PETRONAS dalam tahap evaluasi berikutnya agar potensi ini dapat segera diproduksikan untuk meningkatkan lifting migas dan mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Selain mengelola Wilayah Kerja North Ketapang, PETRONAS juga menjadi operator untuk Wilayah Kerja Ketapang, North Madura II, dan Serpang di lepas pantai Jawa Timur, serta Wilayah Kerja Bobara di lepas pantai Papua Barat. PETRONAS juga menjadi mitra dalam enam kontrak bagi hasil lainnya yang tersebar di darat maupun lepas pantai Sumatra, Laut Natuna, Jawa Timur, serta kawasan Indonesia Timur. (Rilis/Sib)



