YAKUSA.ID – Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, polemik tersebut menyeret persoalan rumah yang saat ini ditempati Sarwendah bersama anak-anaknya.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa rumah tersebut hingga kini masih berstatus sebagai agunan pinjaman bank. Kondisi itu disebut membuat kliennya merasa tidak tenang karena terdapat potensi penyitaan apabila kewajiban kredit tidak terselesaikan.
“Rumah yang ditempati klien kami ini masih terikat dengan agunan bank, maka artinya klien kami yang tinggal di rumah tersebut merasa tidak tenang,” ujar Chris Sam Siwu seperti dikutip dari kanal Cumicumi, Rabu (3/6/2026).
Menurut Chris, rumah tersebut dijadikan jaminan atas pinjaman bernilai besar yang berkaitan dengan Ruben Onsu. Akibatnya, status kredit rumah tersebut disebut berada dalam kondisi bermasalah atau kredit macet.
Meski demikian, Chris menegaskan bahwa Sarwendah tidak pernah menuntut pembagian harta gana-gini secara berlebihan. Ia mengatakan, fokus utama kliennya adalah memastikan anak-anak memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.
“Klien kami itu tidak pernah menuntut mengenai harta gana-gini. Hanya ingin satu rumah saja untuk tempat tinggal,” katanya.
Lebih lanjut, pihak Sarwendah mengaku telah menyiapkan diri apabila skenario terburuk benar-benar terjadi. Jika rumah tersebut nantinya disita bank, Sarwendah disebut siap kembali tinggal bersama orang tuanya.
“Kalau memang ternyata tidak ada rumah, maka dia siap kembali ke kediaman orang tua. Artinya klien kami ini bukan orang yang ‘wah’ terhadap harta,” ujar Chris.
Pihak Sarwendah juga membantah anggapan bahwa sengketa yang terjadi dilandasi keinginan untuk mengejar harta. Menurut Chris, terdapat fakta dan bukti yang menunjukkan bahwa kliennya hanya berupaya menjaga kepentingan anak-anak.
“Kami melihat ada pihak-pihak yang mem-framing hal itu, padahal kan faktanya tidak demikian. Dia hanya ingin menjaga anak-anak,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak Ruben Onsu belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi terkait klaim dari pihak Sarwendah mengenai status rumah yang disebut berpotensi disita oleh bank.



