YAKUSA.ID – SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 dengan mengusung tema “Sekolah Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Bermakna”.
Kegiatan pembukaan dilaksanakan di lapangan utama dan ruang Laboratorium IPA SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep serta diikuti oleh seluruh dewan guru, seluruh siswa, dan peserta MPLS Ramah 2026.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep, Muhlisari, mengajak seluruh peserta didik baru menjadikan MPLS sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi diri kepada warga sekolah.
Ia mendorong siswa agar berani menunjukkan bakat dan minat yang dimiliki sehingga dapat lebih dikenal oleh guru maupun teman-temannya.
“Anak-anakku sekalian, jadikanlah MPLS ini sebagai ajang memperkenalkan potensi awal kalian kepada teman-teman kalian. Silakan ekspor segala bakat minat teman-teman dalam beberapa hari ke depan ini, sehingga setelah kegiatan MPLS ini, kalian akan dikenal lebih oleh rekan-rekan guru dan teman-teman kalian,” ujar Muhlisari.
Ia juga menegaskan kepada seluruh panitia, baik guru maupun Organisasi Pelajar Harapan (OPH), agar pelaksanaan MPLS bebas dari segala bentuk perpeloncohan, perundungan, maupun tindakan serupa.
Menurutnya, kegiatan MPLS harus menjadi pengalaman yang berkesan, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.
Sementara itu, Penanggung Jawab MPLS Ramah 2026, Ach Jazuli, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar memenuhi kewajiban administrasi kepada Dinas Pendidikan.
Menurutnya, MPLS menjadi sarana untuk mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus memetakan potensi awal siswa baru.
“Tujuan dari kegiatan MPLS ini, bukan semata-mata untuk memenuhi laporan kepada Dinas Pendidikan, melainkan komitmen kami jelas, di samping untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru, juga sebagai media untuk menjaring potensi yang dimiliki oleh siswa baru, sehingga setelah kegiatan ini, kami sudah punya bekal untuk mendampingi gaya belajar siswa baru,” ujarnya.
“Lebih dari itu semua, kegiatan MPLS juga sebagai rangsangan awal dalam pembentukan kebiasaan dan karakter yang menjadi target sekolah, yakni unggul dalam karakter spiritual dan intelektual,” kata Ach Jazuli.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah 2026, pihak sekolah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi siswa baru untuk beradaptasi, membangun hubungan dengan warga sekolah, serta mengenal budaya dan lingkungan belajar yang telah dibangun di SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep.
“Kami berharap, kegiatan MPLS ini tidak hanya berhenti sebatas ceremony belaka, melainkan benar-benar dijadikan wadah untuk saling mengenal satu sama lain, antara siswa baru dan siswa lama, pun kebiasaan dan lingkungan yang dibangun di sekolah tercinta ini,” tutup Muhlisari.



