YAKUSA.ID Ratusan Bhabinkamtibmas Polres Pamekasan mengikuti pelatihan penulisan narasi konten kreatif yang digelar di Gedung Tatag Trawan Tungga, Kamis (9/4/2026).

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperkuat kemampuan anggota dalam menyusun cerita yang menarik untuk media sosial, laporan kegiatan, serta giat edukasi kamtibmas.

Pihaknya juga menggandeng Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers, sekaligus Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, sebagai narasumber.

“Materi ini penting agar Bhabinkamtibmas mampu menyampaikan pesan kamtibmas dengan gaya yang lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat,” kata Hendra.

Sementara itu, saat proses pelatihan, Hairul Anam memaparkan tentang pentingnya pemilihan narasi, sudut pandang dan etika penulisan agar tetap mematuhi undang-undang.

Anam juga mengajak para peserta pelatihan agar bisa memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti CapCut, Canva, Gemini, hingga AI WhatsApp untuk mendukung proses kreatif, dengan tetap berpedoman pada aturan Dewan Pers dan UU yang berlaku.

“Jadi tadi langsung praktik juga cara-caranya bagaimana, tetapi yang paling kita utamakan agar konten yang disajikan tidak hanya menarik saja, melainkan juga sesuai dengan uu yang berlaku,” paparnya

Dalam kesempatan itu, Anam juga mengetengahkan konten-konten yang pembuatnya dapat terjerat pidana melalui detik aduan pakai UU ITE. Termasuk konten-konten yang tidak disupport oleh algoritme medsos, turut dipaparkan oleh Anam. Dia juga tak menampik, bahwa perusahaan pers juga memanfaatkan media sosial dalam menyebar luaskan konten-konten berita yang telah dipublikasikan.

“Tetapi tentunya, konten-konten tersebut tetap dilindungi oleh UU 40/1999 tentang Pers,” pungkasnya. (Hen/Sib)