YAKUSA.ID – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura Raya, MH Said Abdullah melalui Relawan Said Abdullah Institute (SAI) Pamekasan mengintensifkan gerakan penanaman pangan alternatif selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (17–18/04/2026), sebagai respons terhadap potensi dampak krisis global.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi PDI Perjuangan dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah ancaman gangguan pasokan dan kenaikan harga bahan pokok.
Pada Jumat (17/04/2026), relawan bersama masyarakat melakukan penanaman tanaman pendamping beras di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan. Komoditas yang ditanam meliputi pisang, jagung, singkong, ketela, dan ubi talas.

Program ini dijalankan melalui jaringan relawan sebagai bagian dari inisiatif Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI sekaligus Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI (Madura Raya).
Kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (18/04/2026) di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, dengan penanaman komoditas pangan alternatif seperti kacang hijau, ubi jalar, dan sorgum.
Selain penanaman, relawan juga menyalurkan bantuan kepada petani di Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur sebagai dukungan terhadap keberlanjutan produksi pertanian.
Perwakilan Relawan SAI Pamekasan, Haidar Ansori, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak krisis global.
“Penanaman pangan alternatif dan dukungan kepada petani ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah situasi global,” ujarnya.



