YAKUSA.ID – Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ramah lingkungan dengan menggunakan sepeda listrik atau kendaraan non bahan bakar minyak (BBM) saat berangkat kerja, khususnya setiap hari Jumat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang mendorong aparatur dan masyarakat untuk menggunakan kendaraan non BBM setiap hari Jumat.

Hairil Fajar menilai bahwa penggunaan kendaraan listrik merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya mendukung program pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi dan mendorong penggunaan energi bersih.

“Menggunakan sepeda motor listrik memang salah satu cara sederhana tapi berdampak besar untuk mendukung program pemerintah, terutama dalam hal lingkungan dan energi bersih. Bike to Work & School,” ujar Hairil, Minggu 12 April 2026.

Langkah tersebut diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan mendukung gerakan pengurangan ketergantungan terhadap BBM di Kota Keris.(Hn/Dzul)