YAKUSA.ID — Ratusan calon jamaah haji mengikuti manasik haji yang digelar KBIHU Al Mabrur di Pondok Pesantren Al Mujtamak, Pamekasan, sebagai pembekalan akhir sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura Raya, H. Ansari, hadir memberikan penguatan kepada para jamaah.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang harus diawali dengan niat yang lurus.
“Ibadah haji adalah panggilan iman. Maka yang terpenting adalah meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, Ansari juga menekankan pentingnya menjaga sikap selama berada di Arab Saudi. Ia menyebut jamaah Indonesia selama ini dikenal santun dan tertib, sehingga citra tersebut harus tetap dijaga.
Tak hanya soal sikap, ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kekompakan selama pelaksanaan ibadah. Jamaah diminta tidak berjalan sendiri-sendiri dan selalu mengikuti arahan ketua kloter maupun petugas haji.
Di sisi lain, Ansari turut menyinggung sejumlah persoalan teknis yang kerap terjadi, mulai dari koper jamaah yang rusak hingga kondisi kamar penginapan yang padat.
“Kalau ada koper rusak, segera laporkan agar bisa diganti. Meskipun kecil, tetap harus ditangani,” katanya.
Terkait penginapan, ia berharap ke depan penataan kamar bisa lebih ideal, dengan kapasitas sekitar empat hingga lima orang per kamar.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari juga menegaskan pentingnya peran petugas haji dalam memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah, termasuk bagi jamaah lanjut usia.
“Petugas harus bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Pelayanan ke jamaah tidak boleh main-main,” tegasnya.
Menutup kegiatan, ia mendoakan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.



