YAKUSA.ID – Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd membuka ruang dialog energi bersama mahasiswa di Kabupaten Pamekasan melalui forum diskusi interaktif yang digelar di Azana Style Hotel Pamekasan, Jumat (27/02/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
IMG-20260215-WA0092
previous arrow
next arrow

Berbeda dari kegiatan formal pada umumnya, forum ini diawali dengan kuis seputar minyak dan gas bumi (migas).

Pertanyaan yang diajukan mencakup perbedaan sektor hulu dan hilir, tahapan eksplorasi, hingga peran migas dalam menopang ketahanan energi nasional.

Kuis tersebut menjadi pemantik sebelum masuk ke sesi pemaparan materi dan diskusi mendalam.

Setelah kuis, perwakilan perusahaan memaparkan proses dasar eksplorasi dan produksi migas, mulai dari survei seismik, pengeboran, hingga produksi.

Selain aspek teknis, perusahaan juga menjelaskan kontribusi industri hulu terhadap perekonomian daerah serta program pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi di Jawa Timur.

Manager Field Relations and Community Enhancement East Java Medco Energi Madura Offshore, Hartono, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun komunikasi terbuka dengan generasi muda.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin berbagi wawasan sekaligus membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah pemahaman serta memperluas perspektif generasi muda terhadap sektor energi yang juga berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Hartono.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis. Sejumlah mahasiswa mengangkat isu dampak lingkungan operasi migas, transparansi pengelolaan sumber daya alam, hingga peluang kerja bagi tenaga lokal.

Menanggapi hal tersebut, Hartono menjelaskan bahwa perusahaan menjalankan operasional sesuai standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami beroperasi dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi. Selain itu, program pengembangan masyarakat juga terus kami jalankan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan,” tegasnya.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan, Bachtiar Efendy, yang turut hadir dalam forum tersebut, menyambut baik inisiatif dialog antara industri dan mahasiswa.

“Forum seperti ini penting agar mahasiswa memahami secara utuh bagaimana sektor energi bekerja, termasuk tantangan dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Diskusi yang dikemas dalam suasana silaturahmi dan buka puasa bersama itu menjadi ruang pertukaran gagasan antara praktisi industri dan kalangan akademik, sekaligus memperkuat literasi energi di kalangan generasi muda Pamekasan. (Sib/San)