Panduan Praktis Mengisi Dokumen Tindak Lanjut Kinerja Guru di Ruang GTK 2025

Panduan Praktis Mengisi Dokumen Tindak Lanjut Kinerja Guru di Ruang GTK 2025 (Youtube Kanjeng Guru)
Panduan Praktis Mengisi Dokumen Tindak Lanjut Kinerja Guru di Ruang GTK 2025 (Youtube Kanjeng Guru)

YAKUSA.ID – Sobat Guru, sudahkah Anda menyelesaikan pengisian dokumen tindak lanjut kinerja di Platform Ruang GTK?

Jika belum, artikel ini akan memandu Anda secara praktis dan lengkap agar prosesnya lebih mudah dan persentase capaian kinerja Anda meningkat.

Seperti diketahui, pengelolaan kinerja guru tahun 2025 berlangsung secara periodik dari 1 Januari hingga 31 Desember 2025.

Kini kita sudah memasuki bulan Oktober — artinya, waktu semakin sempit untuk menyelesaikan tahap tindak lanjut yang sangat penting ini. Saat ini, rata-rata progres guru masih di angka 50%.

Langkah Awal: Masuk ke Platform Ruang GTK

Berikut tahapan awal untuk memulai sebagaimana dikutip Yakusa.id melalui Youtube Kanjeng Guru pada Rabu, 15 Oktober 2025:

Buka situs resmi: https://gurukemdikbud.go.id

Pilih menu “Karir dan Kinerja”, lalu klik “Pengelolaan Kinerja”

Pastikan Anda memilih periode Januari–Desember 2025

Klik bagian “Guru”, kemudian pilih “Sebagai Pegawai”

Masuk ke menu “Laksanakan Praktik Kinerja”

Jika observasi dan pemantauan dari atasan sudah dilakukan, Anda bisa melanjutkan ke tahap “Pembinaan Kinerja” dengan mulai mengisi Dokumen Tindak Lanjut.

Mengisi Dokumen Tindak Lanjut
Di halaman ini, Anda akan melihat:

Rating Observasi (hanya untuk panduan diskusi, bukan penilaian akhir)

Catatan dari Atasan

Rekomendasi Tindak Lanjut

Contoh:

Target perilaku: Guru membangun komunikasi positif di kelas.

Catatan atasan: Guru menyebut nama murid, menyampaikan harapan positif, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Rekomendasi: Mengikuti Bimtek, menggunakan alat peraga, dan memahami karakteristik siswa.

Langkah-Langkah Pengisian Dokumen
1. Refleksi Guru
Tulis refleksi berdasarkan observasi dan diskusi dengan atasan.

Panduan refleksi:

Tantangan yang dihadapi

Penyebab tantangan

Dampaknya terhadap pembelajaran

Contoh:

Tantangan: Beberapa siswa kurang percaya diri

Penyebab: Komunikasi guru belum optimal

Dampak: Suasana belajar kurang kondusif

Setelah menulis di Word, salin dan tempelkan ke kolom di Ruang GTK.

2. Tujuan dan Upaya Tindak Lanjut
Tujuan: Meningkatkan pemahaman terhadap karakteristik siswa

Upaya: Mengikuti pelatihan, menggunakan alat peraga, dll

3. Jadwal dan Dukungan
Waktu pelaksanaan: Contohnya, bulan November

Dukungan: Misalnya, izin dari atasan untuk mengikuti pelatihan

4. Pilihan Pelatihan (Opsional)
Pilih pelatihan yang tersedia di platform. Contoh:

“Pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.”

Tahap Akhir
Setelah semua kolom terisi:

Klik “Lanjut”, lalu “Kumpulkan”

Status Anda akan meningkat (misalnya dari 50% menjadi 75%)

Setelah itu, tinggal menunggu penilaian dari atasan.

Catatan Penting

Pengisian dokumen tindak lanjut ini sangat penting karena menjadi dasar pembinaan kinerja guru ke depannya.

Pastikan Anda berdiskusi secara aktif dengan atasan agar tindak lanjut yang ditentukan benar-benar bermanfaat bagi pengembangan profesional Anda.

Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu Sobat Guru menuntaskan pengelolaan kinerja tahun 2025 dengan lebih mudah dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *