YAKUSA.ID — SMP NU dan SMA NU Sumenep menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman SMP NU Sumenep, Selasa 8 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMP NU Sumenep, Kepala SMA NU Sumenep, penceramah Kiai Qusyairi Hasyim, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep.
Selanjutnya dihadiri, Ketua LP Ma’arif, perwakilan Kapolsek Kota, perwakilan TNI Kota, dewan guru SMP NU dan SMA NU, siswa-siswi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua LP Ma’arif Sumenep, Dr. Salamet, yang mewakili sambutan Ketua PCNU Sumenep, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan momentum yang dilaksanakan setiap tahun.
Namun, menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak tidak sekedar menjadi agenda seremonial.
Ia menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk menelusuri sekaligus meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Utamanya, kata dia, dalam hal proses belajar mengajar dan pembentukan akhlak di lingkungan pendidikan.
“Momentum besar setiap tahun dilaksanakan, tidak hanya seremonial, tapi bagaimana menelusuri dan meneladani Nabi Muhammad dalam kehidupan, proses belajar mengajar dunia pendidikan dan akhlak beliau, dan ini yang terpenting,” kata Dr. Salamet, menegaskan.
Menurutnya, pendidikan juga tidak boleh hanya berorientasi pada aspek akademik.
Nilai spiritualitas, sosial, dan budaya, lanjut dia, perlu ditanamkan kepada para siswa agar mampu membangun hubungan yang baik serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Tidak terlepas mengajarkan, tetapi spiritualitas dan sosial budaya kita, berhubungan dan berempati sesama. Tidak hanya kegiatan seremonial, tapi menyerap nilai-nilai mulia,” tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi para siswa SMP NU dan SMA NU Sumenep untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.



