YAKUSA.ID – Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengamini evaluasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal tata kelola APBD tahun 2025, termasuk realisasi APBD tahun 2024.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu, berkeinginan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di tahun-tahun berikutnya.

“Saat bertemu kemarin, kami menyampaikan kepada KPK bahwa pada penyusunan APBD selama empat tahun mendatang akan langsung dihandle oleh bupati langsung,” katanya, saat konferensi pers di Pendapa Ronggosukowati, Sabtu (19/7/2025).

Kholil juga berjanji akan lebih cermat dalam menyusun APBD Pamekasan. Selain itu, pihaknya juga akan menggunakan staf khusus yang bertugas menguliti APBD sebelum proses pengesahan.

“Anggaran 2026 akan saya kendalikan langsung dan saya akan dibantu stafsus,” ucapnya.

Salah satu tugas dari staf khusus itu, kata Kholil, nantinya akan mengkaji dan mempreteli pos-pos anggaran sebelum proses pengesahan. Sehingga, segala bentuk tindakan korupsi bisa dicegah.

“Hal itu juga sudah kami sampaikan ke setiap OPD,” ujarnya.

 

Kholil menginginkan APBD yang disahkan tidak ada evaluasi dari KPK lagi, terutama pada penggunaan dana hibah dan kegiatan lainnya. Sebab, banyak yang ditemui penggunaan anggaran cacat pada tahap perencanaan.

Menurutnya, penggunaan APBD akan dikawal dari tahap penyusunan hingga pengesahan, sehingga tidak ada celah penyalahgunaan kewenangan pejabat dalam memanfaatkan anggaran.

“Perencanaan harus matang, sehingga tidak boleh ada celah lagi untuk korupsi,” tutup mantan Bupati Pamekasan 2008-2013 itu. (YAKUSA.ID-HS)