YAKUSA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengajak seluruh kader NU untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan demi menghadapi agenda besar organisasi ke depan.

Ajakan tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yahya saat melantik pengurus PCNU Sumenep di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sabtu 16 Mei 2025.

“Di hadapan ribuan warga nahdliyin yang hadir, saya kembali mengingatkan amanat paling mendasar dari Rais Akbar KH. Hasyim Asy’ari: mari kita masuk ke dalam jam’iyah ini dengan penuh kasih sayang, rukun, dan bersatu—bukan hanya lahirnya, melainkan juga batinnya,” kata Gus Yahya dikutip dari akun Instagram @yahyacholilstaquf.

Menurut mantan aktivis HMI itu, kesolidan batin menjadi modal utama untuk menyukseskan transformasi organisasi serta reposisi strategis NU di tengah tantangan global.

“Kita ingin memastikan bahwa NU tidak hanya ikut-ikutan, tetapi betul-betul mampu menyumbangkan solusi strategis bagi masalah kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya juga menyampaikan apresiasi kepada warga NU Sumenep atas sambutan dan amanah yang diberikan kepadanya.

“Mator sakalangkong atas amanah, kehangatan, serta cinderamata keris kehormatan dari seluruh warga NU Sumenep,” ujarnya, menegaskan.

Ia pun mengajak seluruh pengurus dan warga NU untuk terus merawat nilai-nilai luhur organisasi demi kemaslahatan masa depan.

“Selamat berkhidmat, mari bersama-sama merawat nilai luhur ini hingga menetap memberi manfaat bagi peradaban masa depan. Jazākumullah ahsan al-jazā’,” kuncinya.(Hn/Sin)