YAKUSA.ID – I-League Goes to School musim 2026/27 hadir di SMA Negeri 2 Pamekasan, Jumat (18/9/2026). Program tersebut diikuti sebanyak 1.050 pelajar dan menghadirkan dua pemain Madura United, Jessey Wehrmann dan Giovani Numberi.
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya I.League mendekatkan sepak bola profesional kepada pelajar, sekaligus memperkenalkan bahwa sepak bola memiliki ekosistem yang lebih luas di luar pertandingan di lapangan.
Tahun ini, I-League Goes to School digelar di 20 kota yang menjadi basis klub BRI Super League dan Championship 2026/27. Pamekasan menjadi salah satu lokasi kegiatan karena merupakan homebase Madura United.
Kepala SMA Negeri 2 Pamekasan, Moh Arifin, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kegiatan yang menghadirkan pemain profesional secara langsung dapat memberikan pengalaman dan motivasi bagi para siswa.
“Kami tentu merasa bangga karena sekolah kami dipilih. Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa,” ungkap Arifin.
Manager Club and Community I.League, Hanif Marjuni, mengatakan I-League Goes to School telah berjalan selama tiga musim. Program tersebut menjadi salah satu upaya I.League untuk memperkenalkan kompetisi sepak bola profesional kepada kalangan pelajar.
Menurut Hanif, pemilihan kota basis klub profesional menjadi bagian dari konsep kegiatan agar sepak bola profesional dapat lebih dekat dengan lingkungan pendidikan dan komunitas di daerah.
“Artinya ini bisa menjadi bagian dari kami untuk menginformasikan bahwa sekarang sepak bola itu sudah menjadi industri,” kata Hanif.
Hanif menjelaskan, industri sepak bola memiliki perputaran ekonomi yang besar. Berdasarkan kalkulasi BRI Research Institute pada dua musim sebelumnya, perputaran uang dalam industri tersebut disebut mencapai Rp10,4 triliun.
Besarnya ekosistem sepak bola juga membuka peluang bagi berbagai profesi. Pelajar yang tertarik dengan sepak bola tidak harus membatasi pilihan karier hanya sebagai pemain.
“Banyak profesi yang bisa digeluti di balik industri sepak bola, dari media officer, medical officer, GC, bahkan data analyst,” ujarnya.
Kegiatan di SMA Negeri 2 Pamekasan berlangsung dengan sejumlah agenda yang melibatkan para siswa. Interaksi bersama pemain Madura United menjadi salah satu bagian kegiatan untuk memperkenalkan lebih dekat dunia sepak bola profesional kepada generasi muda.
Melalui I-League Goes to School, sepak bola diperkenalkan bukan hanya sebagai olahraga dan pertandingan, tetapi juga sebagai ekosistem yang memiliki berbagai profesi serta peluang di dalamnya.



