YAKUSA.ID – Bupati Sumenep  Achmad Fauzi menegaskan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep harus berinovasi demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
IMG-20260215-WA0092
previous arrow
next arrow

Hal itu disampaikan saat peninjauan lapangan Penganugerahan Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi 2025 di Rumah Dinas Bupati, Senin (11/8/2025).

 

Menurut Fauzi, tantangan pemerintahan saat ini semakin kompleks, sehingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut melahirkan terobosan kreatif dan solutif yang benar-benar berdampak pada masyarakat.

“Tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Inovasi tidak harus berskala besar, yang penting manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Fauzi mencontohkan, inovasi bisa berupa penyederhanaan prosedur layanan, peningkatan akses informasi, pemanfaatan teknologi, hingga kolaborasi lintas sektor. Ia juga meminta setiap OPD menggali potensi inovasi di unit kerja masing-masing untuk membangun budaya kerja yang inovatif dan berkelanjutan.

“Pimpinan OPD jangan berhenti pada ide. Harus diwujudkan dalam program kerja nyata yang membawa perubahan di semua sektor pembangunan,” ujar Fauzi.

Ia menekankan, inovasi harus berorientasi jangka panjang dan terus menyesuaikan dengan kebutuhan zaman, bukan sekadar program sesaat.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, menjelaskan pihaknya rutin menggelar anugerah inovasi daerah setiap tahun. Pesertanya berasal dari OPD, Puskesmas, dan masyarakat.

“Tujuannya untuk mengapresiasi inovasi yang sudah dihasilkan agar mereka semakin semangat melahirkan terobosan,” jelasnya. (YAKUSA.ID/HSB)