YAKUSA.ID — Pimpinan Pondok Pesantren Karang Durin, Kiai Fauzan, dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sampang, Ustadz Mughni Musa, Lc., M.Ag., sepakat menjaga komunikasi sebagai bagian dari upaya merawat kondusifitas masyarakat.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan keduanya di Kantor Wakil Bupati Sampang, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Pertemuan berlangsung setelah Kiai Fauzan kembali dari tanah suci.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan hubungan antarelemen umat. Komunikasi secara langsung dipilih untuk menyamakan pemahaman sekaligus menyikapi kesalahpahaman yang sebelumnya sempat berkembang.
Kiai Fauzan hadir didampingi Ustadz Ahyak, Sekretaris DPP Himpunan Alumni Karangdurin (Himaka). Sementara Ustadz Mughni Musa didampingi Ustadz Ikrom.
Pertemuan tersebut turut difasilitasi Wakil Bupati Sampang, R. A. Mahfudz. Adapun komunikasi awal hingga pertemuan dapat terlaksana dijembatani oleh Cholis Waidi Salaman, santri Kiai Fauzan yang juga Rektor Institut Agama Islam Az-Zain Sampang.
Melalui pertemuan tersebut, persoalan yang sebelumnya menjadi kesalahpahaman dibicarakan secara langsung. Kedua pihak sepakat tidak membawa persoalan lama menjadi perdebatan baru dan memilih menyelesaikannya dengan komunikasi yang baik.
Kiai Fauzan dan Ustadz Mughni Musa juga sepakat untuk menjaga hubungan komunikasi setelah pertemuan. Jika terdapat persoalan di kemudian hari, dialog akan menjadi salah satu cara yang dikedepankan untuk mencari penyelesaian.
Komitmen tersebut dinilai penting karena hubungan antarelemen masyarakat turut berpengaruh terhadap suasana kehidupan umat. Karena itu, kedua pihak sepakat bersama-sama menjaga kondusifitas umat, para muhibbin, dan masyarakat Sampang.
Pertemuan tersebut menjadi langkah untuk membuka kembali ruang komunikasi yang lebih luas. Kedua pihak juga menegaskan pentingnya saling menghormati dalam menyikapi perbedaan maupun persoalan yang muncul.
Dengan terbangunnya komunikasi tersebut, Kiai Fauzan dan Ustadz Mughni Musa berharap hubungan baik dapat terus dijaga dan tidak ada lagi persoalan yang berkembang akibat kurangnya komunikasi antarpihak.



