YAKUSA.ID – Persoalan antarwarga di Kabupaten Sampang, Madura, berujung maut. Seorang kakek berusia 79 tahun berinisial BR diduga menyerang tetangganya, NM (72), menggunakan linggis hingga korban meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Nongkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat kejadian, korban sedang berada di kandang kambing miliknya. BR diduga datang dan secara tiba-tiba menghantam bagian rahang kiri korban menggunakan linggis besi.
Korban kemudian jatuh tersungkur dan mendapat pertolongan. Ia sempat dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, korban akhirnya meninggal dunia.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, motif sementara yang didalami penyidik berkaitan dengan dendam pelaku terhadap korban.
“Motif sementara yang masih didalami penyidik adalah dendam pelaku terhadap korban,” kata Anang dalam konferensi pers di Mapolres Sampang, Jumat (2/10/2026).
Di balik dugaan dendam tersebut, muncul pula pengakuan pelaku mengenai kondisi anaknya.
BR disebut meyakini anaknya mengalami sakit karena santet. Keyakinan itu kemudian dikaitkan dengan persoalan yang membuat pelaku menyimpan dendam terhadap korban.
Namun, soal santet tersebut merupakan keyakinan atau pengakuan pelaku dan bukan fakta yang telah dibuktikan dalam perkara.
Usai kejadian, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Tim URC Satreskrim Polres Sampang kemudian mengamankan BR di rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB pada hari yang sama.
Polisi juga mengamankan linggis yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut sebagai barang bukti.
Kasus ini kini diproses secara hukum. Penyidik masih mendalami hubungan antara pelaku dan korban serta latar belakang persoalan yang diduga menjadi pemicu penyerangan.
Polisi memastikan penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh motif dan rangkaian kejadian tersebut.








