YAKUSA.ID – Peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Februari menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serta pentingnya upaya pencegahan dan deteksi dini.

Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Eliyanti, M.Kes, mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap pola hidup sehat dan tidak mengabaikan gejala awal penyakit kanker.

Ia menekankan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari paparan asap rokok yang mengandung zat karsinogen.

“Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan menekan risiko komplikasi akibat kanker,” ujar dr. Eliyanti disadur Yakusa pada Kamis, 5 Februari 2026.

Selain itu, dr. Eliyanti juga memberikan motivasi kepada para pasien dan penyintas kanker agar tetap optimistis dalam menjalani pengobatan.

“Kanker tidak harus ditakuti, tetapi dilawan. Ikhtiar medis harus terus dilakukan, disertai doa dan keyakinan,” tuturnya.

Peringatan Hari Kanker Sedunia diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat serta meningkatkan upaya pencegahan kanker sejak dini.

Sebelumnya, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep mencatat telah melayani sebanyak 20.879 pasien kanker dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak 2024.

Kepala Seksi Humas RSUD dr. Moh. Anwar, Erfin Sukayati, M.Kes mengatakan bahwa tingginya jumlah pasien menunjukkan bahwa kanker masih menjadi persoalan serius di sektor kesehatan, baik di daerah maupun secara nasional.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dirilis pada akhir 2025, Indonesia mencatat sekitar 400 ribu kasus baru kanker setiap tahunnya.(Hn/Sib)