YAKUSA.ID – Taufadi resmi dipercaya menakhodai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan untuk masa bakti 2025–2030.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penetapan tersebut dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang berlangsung di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (20/12/2025).

Dalam forum tersebut, Taufadi ditetapkan sebagai Ketua DPC, didampingi Nadi Mulyadi sebagai Sekretaris dan Muhammad Sofwan sebagai Bendahara.

Ketiganya bersama jajaran pengurus baru langsung dilantik serta diambil sumpah jabatannya oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah.

Usai dilantik, Taufadi menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, atas kepercayaan yang diberikan melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Ia menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja kolektif dan kedekatan dengan rakyat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Ketua Umum yang disampaikan melalui DPD Jawa Timur. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih sungguh-sungguh membesarkan partai di Pamekasan,” kata Taufadi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus PAC se-Kabupaten Pamekasan yang telah memberikan rekomendasi dan dukungan hingga terbentuknya kepengurusan DPC yang baru.

“Dukungan dan rekomendasi dari seluruh PAC menjadi kekuatan utama bagi kami untuk melangkah dan menjalankan amanah ini,” ujarnya.

Taufadi mengungkapkan bahwa perjalanan PDI Perjuangan di Pamekasan tidak terlepas dari berbagai tantangan. Ia menyinggung pengalaman pada Pilkada 2024, di mana untuk pertama kalinya PDI Perjuangan Pamekasan mampu mengusung kader sendiri sebagai calon wakil bupati, meski belum berhasil memenangkan kontestasi.

“Meski belum berbuah kemenangan, pengalaman Pilkada 2024 menjadi pelajaran berharga dan modal penting untuk memperkuat langkah kami ke depan,” ungkapnya.

Menurut Taufadi, karakter sosial dan politik Pamekasan memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan daerah lain di Madura. Namun demikian, ia melihat adanya perubahan sikap masyarakat yang semakin terbuka terhadap kehadiran PDI Perjuangan.

“Perlahan masyarakat mulai menerima dan melihat PDI Perjuangan sebagai partai yang hadir untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Taufadi menargetkan perolehan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan pada Pemilu 2029, atau lima kursi di DPRD Kabupaten Pamekasan. Saat ini, PDI Perjuangan telah mengantongi dua kursi legislatif.

“Target kami jelas, setiap dapil harus terisi kader PDI Perjuangan. Dengan kerja terstruktur dan kebersamaan, hal itu sangat mungkin dicapai,” tegasnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Taufadi mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga Ranting, untuk memperkuat soliditas dan mengintensifkan kerja-kerja kerakyatan.

“Kunci keberhasilan adalah kebersamaan dan kesediaan turun langsung ke masyarakat. Kami ingin memastikan PDI Perjuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Taufadi.