YAKUSA.ID – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Hj. Ansari, menegaskan komitmennya mengawal keberlanjutan anggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) agar terus menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah di Madura.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran dan peninjauan program bedah rumah BSPS di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Minggu (3/5/2026).

Ansari hadir mewakili Ketua Banggar DPR RI, Abuya MH Said Abdullah. Kehadirannya sekaligus menegaskan peran DPR, khususnya Banggar, dalam memastikan program perumahan rakyat tetap mendapat dukungan anggaran.

“Program ini adalah komitmen pemerintah agar masyarakat bisa memiliki rumah yang layak huni,” ujar Ansari.

Ia menegaskan, sebagai anggota Banggar DPR RI, dirinya akan terus mendorong pengalokasian anggaran bantuan perumahan agar program seperti BSPS tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat.

“Insyaallah kami akan terus usahakan selama itu tepat sasaran dan benar-benar untuk rakyat,” katanya.

Menurutnya, konsep swadaya dalam BSPS menjadi kekuatan utama karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan rumah.

“Dengan swadaya, hasil pembangunan bisa lebih besar dari nilai bantuan,” ungkapnya.

Selain BSPS, Ansari juga menyinggung program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) dari Kementerian Sosial yang sebelumnya turut ia perjuangkan bagi masyarakat Madura.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pelaksanaan BSPS agar masyarakat tidak lagi tinggal di rumah tidak layak huni.

“Negara harus hadir membantu rakyat agar bisa tinggal di rumah yang layak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Maruarar juga mengapresiasi dukungan Ketua Banggar DPR RI, Abuya MH Said Abdullah, terhadap peningkatan anggaran program perumahan.

“Kami berterima kasih atas dukungan sehingga anggaran tahun ini bisa meningkat luar biasa,” ujarnya.