YAKUSA.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempur Pamekasan menyayangkan adanya produk rokok tanpa pita cukai atau ilegal merek ‘ES MILD’ yang diproduksi oleh PR DRT diduga milik ketua paguyuban rokok di Sumenep berinisial U.
Ketua LSM Gempur Pamekasan Zainal Erdogan mengungkapkan bahwa sebagai ketua paguyuban, seharusnya U menjadi teladan bagi anggotanya dalam mendorong kepatuhan hukum, namun justru diduga terlibat dalam praktik ilegal.
“Ini jelas mencoreng nama baik paguyuban. Ketua seharusnya memberi contoh yang baik, bukan malah jadi sorotan negatif karena dugaan melanggar hukum,” kata Zainal, Minggu (17/8/2025).
Zainal menegaskan, praktik peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara melalui kebocoran penerimaan cukai, tetapi juga mengancam keberlangsungan industri rokok legal.
Menurutnya, penurunan omzet sejumlah perusahaan besar, seperti Gudang Garam dan Sampoerna tidak lepas dari maraknya peredaran rokok ilegal termasuk Es Mild di pasaran.
“Kalau yang ilegal dibiarkan merajalela, apalagi kalau pelakunya tokoh paguyuban, itu sama saja menciptakan preseden buruk. Pengusaha lain bisa ikut-ikutan. Negara rugi, pasar kacau,” ungkapnya.
Zainal pun menyinggung bahwa dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai diatur bahwa setiap pengusaha rokok wajib mencantumkan pita cukai resmi pada setiap bungkus yang diproduksi dan diedarkan.
Pelanggaran atas ketentuan tersebut dapat dikenai pidana penjara hingga lima tahun dan/atau denda maksimal sepuluh kali lipat dari nilai cukai yang seharusnya dibayar.
Atas dasar itu, Zainal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menekan aparat agar serius memberantas peredaran rokok ilegal.
“Kami bersama kawan-kawan dan masyarakat akan segera melakukan aksi ke kantor Bea Cukai Madura dan akan lakukan sweeping gandeng Bea Cukai menuju semua PR yang ada di Sumenep,” katanya.
Zainal menegaskan, aparat penegak hukum dan Bea Cukai Madura harus segera turun tangan melakukan investigasi sebelum aksi massa benar-benar dilakukan.
Perlu diketahui, hingga berita ini diterbitkan, yakusa.id belum memiliki akses untuk mengkonfirmasi U yang diduga pemilik rokok tanpa pita cukai merek Es Mild. (YAKUSA.ID/HSB)


