YAKUSA.ID Perusahaan transportasi Muba Trans resmi diluncurkan di kantor Muba Trans Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (10/3/2026).

Peresmian tersebut dilakukan oleh pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-bata, RKH Faisol, dan turut dihadiri Wakil Bupati Sampang, RKH Ahmad Mahfudz, serta para tamu undangan lainnya.

Kehadiran Muba Trans diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus memperkuat usaha berbasis pesantren.

Manajer Muba Trans, Moh. Rizal Umam, menjelaskan bahwa Muba Trans merupakan anak usaha dari Muba Group yang bergerak di bidang layanan transportasi penumpang serta pengangkutan barang.

Ia mengatakan, layanan tersebut hadir untuk memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan maupun distribusi barang.

“Kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang bisa memfasilitasi perjalanan masyarakat sekaligus membantu kebutuhan pengiriman barang. Muba Trans diharapkan menjadi solusi transportasi yang aman dan terpercaya,” ujar Rizal Umam.

Rizal menjelaskan, saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 23 mitra angkutan penumpang di Pamekasan dan luar daerah, serta 13 mitra pengangkutan barang. Dengan demikian, total terdapat 36 mitra kerja yang telah bergabung, baik dari kalangan perusahaan maupun nonperusahaan.

Untuk mendukung operasional layanan tersebut, Muba Trans juga telah mengoperasikan 35 unit armada aktif yang melayani angkutan penumpang dan barang.

Rizal menyebut jumlah armada tersebut berpotensi bertambah seiring meningkatnya kebutuhan layanan transportasi.

“Saat ini ada 35 unit armada yang aktif melayani penumpang dan pengiriman barang. Dalam beberapa bulan terakhir pelanggan kami terus bertambah, sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada penambahan armada,” tambahnya.

Direktur Utama Muba Group, Habibullah, mengungkapkan rasa syukur atas peluncuran Muba Trans. Menurutnya, usaha ini diharapkan tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun perekonomian pesantren.

“Kami bersyukur bisa me-launching Muba Trans. Semoga usaha ini membawa barokah dan dapat mendukung pengembangan ekonomi pesantren,” ujarnya.