YAKUSA.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ali Masykur, mendorong aparatur sipil negara (ASN) membudayakan bersepeda sebagai langkah konkret efisiensi energi, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, rencana kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.
“Bagi saya kurang efektif, karena dalam sektor pelayanan, tidak semua pekerjaan bisa dilakukan dari rumah,” kata Ali Masykur kepada yakusa.id, Jumat (27/3/2026).
Ia menilai, upaya penghematan energi seharusnya tidak mengorbankan optimalisasi layanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih relevan adalah mendorong perubahan pola mobilitas ASN, salah satunya melalui penggunaan sepeda.
Ali Masykur menjelaskan, bersepeda tidak hanya mampu menekan konsumsi BBM di tengah ketidakpastian energi fosil akibat dinamika geopolitik global, tetapi juga tetap memastikan aktivitas pemerintahan berjalan normal.
“Ini jauh lebih efektif dan pelayanan tidak terganggu,” ujarnya.
Ia bahkan menyarankan Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk mengeluarkan kebijakan yang menginstruksikan ASN menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor sebagai bagian dari gerakan kolektif penghematan energi.
Selain aspek efisiensi, ia menekankan bahwa kebiasaan bersepeda memiliki dampak positif terhadap kesehatan serta kualitas lingkungan.
Lebih lanjut, Ali Masykur mengingatkan bahwa Pamekasan telah memiliki program Gerakan Bersih Sehat Bersepeda (BERSAPDA) yang dapat dioptimalkan sebagai landasan kebijakan tersebut.
“Selain berkontribusi dalam penghematan energi, bersepeda juga lebih hemat, lebih sehat,” katanya. (Din/Sib)



