YAKUSA.IDKetua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Hairul Anam mengajak pengurus dan anggotanya untuk mendahulukan kualitas dan kompetensi ketimbang kesejahteraan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
IMG-20260215-WA0092
previous arrow
next arrow

Hal itu disampaikan Anam setelah pengukuhan pengurus baru PWI Pamekasan periode 2025-2028 di Front One & Azana Style Hotel, Rabu (14/5/2025).

Ajakan tersebut ketika wartawan sudah mampu mengasah kemampuan menulis, analisa, serta memahami dan menjalankan etika jurnalistik, kesejahteraan akan mengikuti secara sendirinya.

“Ketika kemampuan menulis dan analisis kita baik serta etika jurnalistik yang tinggi, maka akan membawa kesejahteraan bagi kita semua”

“Jangan dahulukan kesejahteraan, tetapi utamakan kualitas dan kompetensi. Insya Allah kesejahteraan akan mengikutinya,” kata Anam.

Alumnus Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura itu juga mengajak insan pers untuk menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme dalam bekerja.

Menurut alumni pesantren Annuqayah itu, wartawan memiliki tugas mulia sebagai penyampai berita, serta membuka wawasan dan jembatan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Timur (Jatim), Mahmud Suhermono menyampaikan, Jurnalis berperan penting dalam mengatasi penyebaran hoaks dan misinformasi di era digital.

“Jadi bagaimana jurnalis dapat meningkatkan literasi media di kalangan masyarakat dan menerapkan prosedur verifikasi informasi, yang lebih ketat,” tegasnya.

Selain pelantikan, PWI juga menggelar Forum Pentahelix dengan membahas Pulau Madura sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).

Pesertanya terdiri dari akademisi, pengusaha, organisasi kepemudaan, pemerintah, dan insan pers. (YAKUSA.ID-HSB)