YAKUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat Aceh melalui kunjungan kerja ke Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Dalam kunjungan perdana di awal tahun ini, ada pemandangan menarik saat Presiden tampak berada satu mobil dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Keduanya menaiki mobil taktis Maung buatan Pindad berwarna putih dengan pelat nomor RI-1.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi peninjauan, Prabowo dan Mualem tampak akrab menyapa warga dari atas sunroof mobil. Ribuan warga yang memadati pinggir jalan menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut. Kehadiran Mualem di samping Presiden seolah menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kembali Aceh pascabencana.
Wanda Assyura, salah seorang tokoh muda Aceh, memberikan apresiasinya terhadap kekompakan pemimpin ini. “Melihat Pak Prabowo dan Mualem dalam satu kendaraan memberikan rasa tenang bagi kami masyarakat Aceh. Ini simbol bahwa pembangunan di Aceh akan dikawal langsung dengan penuh komitmen dan kasih sayang,” ujar Wanda kepada wartawan.
Fokus utama kunjungan kali ini adalah meninjau progres pembangunan 600 unit rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Danantara bagi warga terdampak banjir. Presiden ingin memastikan bahwa warga yang kehilangan tempat tinggal segera mendapatkan hunian yang layak. Didampingi Menko Infrastruktur AHY dan CEO Danantara Rosan Roeslani, Prabowo mengecek langsung kualitas bangunan huntara tersebut.
Wanda Assyura menilai langkah cepat pemerintah dalam menyediakan hunian adalah bukti nyata keberpihakan pada rakyat kecil. “Kami sangat berterima kasih karena di hari pertama tahun 2026 ini, Presiden langsung turun ke lapangan. Beliau tidak hanya memberi janji, tapi langsung membawa solusi nyata bagi warga yang kesulitan di pengungsian,” kata Wanda menambahkan.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Aceh memiliki tempat spesial di hatinya, dan ia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah infrastruktur pascabencana secepat mungkin. Ia memuji koordinasi cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Mualem. Kunjungan ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Aceh dalam kurun waktu singkat sejak akhir tahun lalu.
Sinergi antara Prabowo dan Mualem di dalam mobil Maung tersebut juga menjadi simbol keberlanjutan perdamaian dan pembangunan di Bumi Serambi Mekkah. Kedekatan personal keduanya diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek-proyek strategis nasional di Aceh, mulai dari sektor pertanian hingga infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga.
Menutup rangkaian kegiatan, Wanda kembali memberikan pujian atas perhatian konsisten dari pemerintah pusat. “Luar biasa perhatian Pak Presiden. Kami bangga memiliki pemimpin yang rendah hati dan mau mendengarkan langsung keluhan warga di pelosok. Terima kasih Pak Prabowo dan Mualem atas kerja kerasnya untuk Aceh,” pungkas Wanda.












