YAKUSA.ID – Setelah melalui dinamika internal yang cukup panjang pasca-Konferensi Cabang (Konfercab) ke VIII, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor akhirnya memasuki babak baru.
Dua poros yang sempat berbeda pandangan, yakni pihak Moeltazam dan pihak Maulana Lazuardi secara resmi menyatakan komitmennya untuk bersatu dan membangun kembali soliditas organisasi demi kemajuan HMI Cabang Kota Bogor.
Sejak Konfercab VIII ditutup secara resmi pada 11 Mei 2025 di Aula Dinas Pendidikan Kota Bogor, forum tersebut telah menghasilkan formateur atau ketua umum terpilih, Moeltazam.
Namun, dinamika pasca-konferensi memunculkan forum tandingan yang diprakarsai oleh pihak Maulana Lazuardi dengan dukungan ketua umum demisioner, sehingga terjadi klaim kepemimpinan.
Berbagai upaya rekonsiliasi telah dilakukan selama dua bulan terakhir. Meskipun sempat menemui jalan buntu, akhirnya pada pekan kedua 11 Juli 2025, kedua belah pihak secara terbuka berdamai dan menyatukan barisan, disaksikan oleh sejumlah alumni HMI Cabang Kota Bogor.
Dalam forum penyatuan tersebut, pihak Maulana menyatakan kekalahannya atas hasil Konfercab VIII dan mendukung penuh kepemimpinan Moeltazam sebagai formateur yang sah.
Dalam keterangannya, Moeltazam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menjaga marwah organisasi dan mendorong proses penyatuan ini.
“Sejak awal ini hanyalah soal dinamika internal karena ingin menjadi bagian kepengurusan. Saya menghormati segala masukan dari para senior dan alumni, dan hari ini saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga semangat ukhuwah. Kini saatnya kita menatap ke depan dan membangun HMI Cabang Kota Bogor bersama-sama,” ungkapnya, Minggu (13/7/2025).
Moeltazam juga menegaskan bahwa konsolidasi organisasi akan segera dilakukan untuk mempercepat proses pelantikan dan menjalankan program-program strategis.
“Saat ini Surat Keputusan (SK) sedang dalam proses, dan kami segera melaksanakan pelantikan resmi. Setelah itu, kami akan fokus menjalankan kerja-kerja organisasi yang berorientasi pada penguatan kaderisasi, kontribusi sosial, serta penguatan HMI di Kota Bogor secara menyeluruh,” tutupnya.
Kesepakatan ini menjadi sinyal positif bahwa HMI Cabang Kota Bogor siap kembali bergerak sebagai organisasi kader yang progresif, dinamis, dan inklusif dalam menjawab tantangan zaman. (YAKUSA.ID-HSB)


